Selasa, 31 Juli 2012

Ceramah Perayaan Asadha Banthe Pannavaro Mahathera

Sri Pannyavaro Mahathera :
Pada perayaan Asadha Agung di Candi Mendut, 28 Juli 2012:

Asadha tahun 2556TB ini adalah genap 2600 tahun pencerahan sempurna Guru Buddha.
26 Abad usia Dhamma
26 Abad usia Sangha

Apakah yang di sampaikan Guru Agung kita 2600th yang lalu ?
Guru agung menjelaskan sesuatu yang berbeda dgn yang pernah di dengar manusia pada waktu itu.

Guru Agung menyampaikan :
Hidup ini adalah penderitaan
Penderitaaan bersumber dari diri sendiri
Penderitaan bukan dari luar...
Bukan hukuman...
Tetapi konsekuensi atas suatu aksi..

Dan Kita sendirilah yang harus mengatasi itu.
Tidak bisa mengandalkan bantuan dari Luar.

Penderitaan di sebabkan Nafsu Keinginan (Tanha), yang berkembang menjadi Kemelekatan (Upadana).
Keinginan yg berkobar-kobar
yang selalu mendapat pemenuhan
yang kemudian menjadi kebiasaan
dan inilah sumber penderitaaan...

Keinginan / harapan / tuntutan yang terpenuhi bukankah kebahagiaan ?
Ya, tetapi sepintas...
Karena.....
Keinginan yg terpenuhi itu
akan menuntut kembali
dengan keinginan yang baru
Dan kita hanya merasakan bahagia sebentar....

"Kebahagiaan" yang sesungguhnya adalah
bukan karena nafsu yang terpenuhi...
justru karena nafsu yang padam..
Itulah "kebahagiaan" yang sesungguhnya !
Walaupun belum bisa memadamkan
Nafsu keinginan namun dengan
Hanya mengecilkan / mengurangi nafsu keinginan akan membawa pada Ketentraman.
Walaupun kobaran hawa nafsu
belum padam....
tetapi hanya mengecil
itupun akan memberikan kebahagiaan

Untuk terpuaskannya Nafsu Keinginan
Sekalipun terjadi Hujan Emas
Mendapatkan hal seperti itupun
Hawa Nafsu tidak akan padam.
Penderitaan juga di buat sendiri
karena adanya kobaran api kebencian...

Pada bulan Asadha 2600th yang lalu
Guru kita memberikan "JALAN"
untuk memadamkan keserakahan dan kebencian

Jika tidak selektif dengan keinginan
Maka itu akan menjadi kobaran nafsu
Dan itulah penyebab penderitaan.
KEINGINAN adalah PENYEBAB penderitaan...

Semoga aku bisa merenungkan dan memahami maknanya...
Sadhu Sadhu Sadhu...

Rabu, 18 Juli 2012

Fasilitas Chat matiin ya Nak...

Pagi-pagi dapat cc email dari Romo yang ditujukan ke temen aku yang IT, isinya supaya matiin semua fasilitas chat dan sebagainya dengan alasan supaya anak-anak fokus kerjaan.

Ini bermula dari kebiasaan temen aku yang suka chating dan ga tau waktu. Kalo aku perhatiin di kantor dia emang lebih banyak chating dari pada kerja.
Pokoknya datang ke kantor chating nomor satu, kerja entar dulu.... jadinya pas date line laporan belum kelar kena semprot semua..

Sekarang imbasnya ke aku, biasanya sebelum pulang kerja gini bisa sambil chating di FB, bisa reunian sama temen-temen SMA, ngobrol sama adik yang di kampung. Lha sekarang ga bisa FBan lagi, mana HPku paling jadul di kantor, ga bisa internet.
Selain itu aku juga ga bisa upload daganganku di FB, jadi mulai sekarang harus dipikirkan lagi nih strateginya ..


Senin, 16 Juli 2012

Hari pertama sekolah macet..

Hari Senin ini tanggal 16 Juli 2012, berbarengan masuknya anak sekolah setelah satu minggu lebih libur.
Jalanan sudah kembali macet, seperti hari biasa sebelum libur anak sekolah.
Semua orang tua sudah beraktifitas normal kembali setelah sebelumnya menemani putra putrinya mengisi liburan sekolah.

Bagi mereka yang putra putrinya lulus SD dan SMP waktu liburan mereka sibuk mencari sekolah baru bagi.
Ada pemandangan yang berbeda ketika saya sekolah SD dulu dengan anak-anak sekarang, saya melihat tayangan televisi, di media-media anak-anak sekarang lebih semangat dibanding jaman saya dulu.
Anak-anak yang baru masuk SD agar dapat bangku paling depan mereka rela berangkat dini hari dengan diantar  para orang tua, dengan alasan kalau duduknya di depan biar lebih mudah menangkap apa yang disampaikan oleh para guru.
Lha jaman saya dulu paling susah kalo disuruh duduk paling depan, malah kalo bisa duduknya dibangku paling belakang, karena kalau duduk di depan takut ditunjuk guru duluan hehe...
Dan hasilnya ya begini akibat duduk agak belakang nilainyapun pas-pasan agak kurang dan yang pasti tidak patut dicontoh.

Dan ternyata prinsip para orang tua sekarang emang benar, biar pintar duduknya harus di depan biarpun harus berangkat tengah malam.
Mudah-mudahan semangat anak-anak dan para orang tua sekarang akan membuat mereka sukses sampai tercapai cita-cita mereka sesuai harapan orang tua.

Selamat belajar adik-adik semua semoga tercapai mimpi kalian....